12 Kali Tak Hadiri Paripurna, Ketua BK : Aris Situmorang Tak Langgar Tatib

INDONESIASATU.CO.ID:

LUWU TIMUR - Wakil Ketua DPRD Luwu Timur, Aris Situmorang, yang terindikasi tak menghadiri rapat paripurna sebanyak 12 kali oleh Badan kehormatan (BK) dinilai tidak melanggar tata tertib.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Luwu Timur, KH. Suardi Ismail, kepada Lutimterkini.com, Selasa (22/01/2019) di ruang kerjanya membeberkan hasil pemeriksaan dan kajian yang dilakukan pihaknya terhadap laporan tentang dugaan ketidakhadiran politikus partai Gerindra itu dalam beberapa kali rapat paripurna.

“Selama tahun 2018 DPRD Luwu Timur melaksanakan paripurna sebanyak 28 kali. Sementara yang bersangkutan (Aris Situmorang), memang 12 kali tidak hadi sesuai dengan absensi yang kami terima dari sekretariat,” papar Suardi.

Legislator PKS Luwu Timur ini melanjutkan, berdasarkan keterangan Aris Situmorang disebutkan bahwa selama 12 kali tidak hadir di paripurna dengan alasan 7 kali dinas luar dan 5 kali mengahdiri acara kematian.

“Kalau yang 7 kali itu (tidak hadir) memang tak ada masalah sebab berkaitan langsung dengan tugas pokok dan tanggung jawabnya sebagai anggota DPRD.

Sementara yang 5 kali absen juga tidak bertentangan dengan tata tertib,” sergah Suardi didampingi I Made Sariana, anggota BK DPRD Lutim lainnya.

Suardi lalu mengutip PP Nomor 12 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan tata Tertib DPRD yang menyebutkan anggota DPRD dinilai melanggar jika 6 kali secara berturut-turut tidak hadir dalam rapat paripurna.

Pelanggaran terhadap tatib berujung pada pemberian sanksi mulai dari teguran hingga pemecatan.

“Sebagai bagian alat kelengkapan di DPRD, dalam bekerja BK bersifat pasif.

Artinya nanti ada laporan baru kita tindaklanjuti,” tutup Suardi yang juga ketua DPD PKS Luwu Timur.

Editor : Suhardi

Sumber : LT/ACS

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

* Belum ada berita terpopuler.

Index Berita